Senin, 12 Oktober 2009

Teori Cermin

Nie teori merupakan asal dari temen, yakni suko.Waktu lag bersauna di kamar, dia mengungkapkan tentang analogi dirinya tentang cermin yakni sebuah pantulan.Apabila kamu mendekat semakin dekat, dan bila menjauh semakin jauh.Cermin adalah sebuah simbol realitas, keadaan yang murni tentang siap dan apa kita.Saat kita memakai topengpin, cermin akan menjawab topeng seperti apa yang kita pakai.Sebuah cermin adalah ungkapan sebenarnya, tanpa bohong dan empiris adanya.

dalam teori cermin ini akan dibahas beberapa subtansi, yakni ;
1. patulan awal/sekilas
dalam pantulan awal kita hanya tahu siap kita selayaknya hanya tahu tanpa mengerti.Kita hanya melihat sesuatu dari satu sisi saja,pantulan awal adalah depan...saat kita melihat seseorangpun hanya depan, tanpa melihat keseluruhan kita tidak akan tahu dibalik tawanya, tangisnya dan senyumnya.Begitu juga dalam melihat keadaan lingkungan maupun diri sendiri.

2. pantulan menyeluruh
dengan melihat keseluruhan anda akan tahu siapa dan apa "sesuatu" itu, dengan melihat detail dan siap menerima sesutu itu atau tidak.Tidak semua manusia menyadari ini, penglihatan awal yang menarik seringkali menjebak dan ujungnya adalah sakit yang dialami orang tersebut.Sama saat melihat suatu permasalahan, saat hal kecil itu tidak kita pedulikan ternyata adalah bomerang bagi diri kita.Teori pantulan menyeluruh adalah mendekati realitas objektif,karena kita juga memakai sudut pandang orang lain.Sehingga memaksa kita untuk menganalisis dan berspekulatif membaca "sesuatu" itu.

3.pantulan menjauh/mendekat
Filosofinyanya adalah bila kita menjauhi sesuatu yang jauh itu dia akan jauh juga dan bila mendekat dia akan mendekat.Bila kadang sesuatu itu mendekat walau kita menjauh, hal itu karna ada sesuatu dalam diri kita yang belum kita lepas sehingga sesuatu itu masih mengdekat.Dengan menggunakan metode pantulan menyeluruh terhadap diri sendir kita akan tahu alasan mengapa dia menjauh atau mendekat.Contohnya, "aku" menjauhi si "aku" dalm diriku yang ternyata membuatku buruk.Tetapi "aku" masih nyaman dan terbiasa memiliki "aku" yang ada dalam tubuhku.Ini perlu perluasan pandangan, bisa dengan cara mencari "aku" yang lainnya hingga terbebas dari "aku" yang ada dalam diriku.

Filosofi cermin dapat dijadikan referensi dalm melihat suatu hal dan meinterprestasikan kedalam implementasi kehidupan sehari-hari.Dengan menggunakan reaksi yang tepat dalam menanggapi suatu hal, dan mengakumulasi kepekaan kita dengan lingkungan maupun diri sendiri.Mungkin ada juga yang mau mengembangkannya sehingga teori ini menjadi benar2 ilmiah.selamat mencoba.

untuk suko terus berkarnya brother....

Minggu, 11 Oktober 2009

Siapa Kita..???

Oke, topik perta gw yakni siapa kita.Coz, banyak banget tuh yang g sadar akan dirinya sendir siapa??apakah pembentukan pribadi kita murni dari pemikiran kita??atau hanya duplikat (imitasi) orang lain??oke dech.Kita bahas topik ini.

Baru tadi siang gw dikritik ma temen gw yang sibuk nyari jati diri, yang gw sok idealis lah.. apalah..its oke gw terima itu, soalnya gw suka dikritk n gw menikmatinya.Dari situ gw tertarik buat nulis masalah kepribadian dan mencari jati diri.

Dimulai dari Manusia.Manusia adalah mahluk yang dihasilkan dari hubungan sexsualitas dan dari pertarungan hormon waktu membuatnya.hahaha.dalam prespektif islam, manusia adalah mahluk yang dihukum dan dikeluarkan dari surga karena melanggar perintah.Dan tujuan diciptakan manusia adalah hanya beribadah kepada Allah semata.Hal itu juga karna manusia adalah khalifah (pemimpin) dunia, dia yang seharusnya ngerawat dunia.Klo ngrusak berti keluar dari kodratnya.

Selanjutnya kepribadian.Kepribadian adalah sifat hakiki yang membedakan kita dari orang lain.Biasanya sifat ini sangat unik dalam setiap masing2 manusia, karna daya tangkap dan pola pikir yang berbeda.Kepribadian orang di daerah panas sangat bertentangan dengan di daerah dingin.Dalam lingkup nyaman manakah yang akan mempengaruhi kita.Yakni lingkup dimana kita bisa meresap apa saja yang ada disekiling kita.Dari melihat lingkup lingkungan seseorang saja kita akan lebih tahu starting point karakteristik sesorang tersebut.So, sebelum nilai orang seperti apa liat dulu latarbelakang pembentukkannya..jangan asal dari tingkah dia.pamalik tuh..hehehe

Trus maslah manusia adalah mahluk peniru.Kebayang g kita waktu pertama kali oek oek langsung ditaruh dihutan, trus yang ngerawat kita para hewan.Kayak di pelem tarzan gitu,apakah kita tahu baik dan buru?apakah kita mengenal konsep Tuhan?apakah kita tahu bahasa manusia?so, semua yang menjadikan diri kita sekarang ini adalah dari hasil meniru para orang2 yang laihir duluan, yakni pascapengalaman.Kita makan pake tangan,berbicara, belajar, dan lainnya adalah dari proses meniru.Jadi klo dibilang "aku" adalah aku murni dia "pembohong".G ada yang murni, semua sudah terkontaminasi.Hingga pola pikir kita berjalan dan mencari apa yang cocok dengan kita atau tidak.Hal itu karna pengaruh tingkat pengetahuan kita.Saat kita menyatakan hal itu baik ataui buruk buat diri kita(termasuk bagian2 kepribadian orang lain) maka hal itulah yang nyaman kita gunakan.Jadi jangan sekonyong2 memvonis orang lain bodoh tau jelek perangainya maupun penampilannya,itu karna mereka nyaman.Ada beberapa yang memaksakan walau memang mereka tidak nyaman hal itu karna terpaksa semata.

Kebiasan juga merupakan faktor terpenting dalam membentuk kepribadian dan keyakinan seseorang.Dalam masyarakat sosial, kebiasaan terbentu karna kesamaan pola pikir yang komunal dan hal itu lama2 menjadi kebiasaan bahkan menjadi hukum.Begitu juga dengan diri kita, kebiasaan kita akan sesuatu hal akan secara otomatis kita lakukan baik sadar maupun tidak sadar dan kadang kala kita menyakininya sebagai kebenaran.Contohnya, dapatkah anda mengklasifikasikan rasa ayam, buah2han secara detail.Padahal walaupun mata ditutup pun kita masih bisa tahu tu rasa ayam, tuh rasa anggur, dll.darena dari kecil kita melihat dan memakan sesuatu itu dengan sering, maka kita pun menyakini bahwa itulah rasanya, walau kita sulit untuk mendefinisikannya.Bayangkan apabila kita makan daging ayam dan ternyata rasanya bukan ayam kita pasti akan terkejut, dan apabila daging itu diberikan kepada anak balita maka dia tidak akan begitu terkejut karna dia belum meyakininya.Seperti kata anand, apa yang kita yakini hari ini belum tentu akan kita yakini suatu hari nanti apabila kita telah mengetahui kebenaran(ilmunya).Jadi apakah masih relevan kita mengatakan tidak mungkin atau salah apabila hal itu tidak sesuai dengan kebiasaan/keyakin kita maupun keyakinan masyarakat tanpa meninjau lebih dalam.Imposible is nothing, karna selalu ada kemungkinan,perkembangan adalah dinamis.

emm, kita langsung jha ke pembahasan terakhi.Jadi siapakah kita..?Sedikit ulasan diatas adalah mengingatkan kita jangan gegabah dalam memvonis diri sendiri ataupun orang lain.Kebenaran itu relatif, karena manusia adalah mahluk pemberi dan pengukur nilai. Semua harus dikaji ulang dengan melihat secara gamblang dan benar.Apakah kita Tuhan yang bisa memvonis dia salah atau benar?Dengan hal apa kita mempertanggung jawabkan argumen dan penilaian kita?Tapi disatu sisi lakukan yang kau percayai,ungkapkan yang kau ketahui.Selanjutnya jangan takut dikritik ataupun dihina.Iyu resiko dan cara kita berkembang.Apakah kita tahu kepribadian sapa saja yang telah di adopsi menjadi kepribadian kita?Tataplah cermin dalam2 dan ucapkan siapakah "aku" yang berada dalam diriku?Bukannya mencari jati diri yang sebenarnya kita tahu seperti apa kita ini.

Sabtu, 10 Oktober 2009

Out From My Head

Akhirnya, setelah vakum untuk melalang buana mencari apapun yang penting dan tak penting untuk didapatkan.Semua seakan menumpuk di kepala ini untuk segera dikeluarkan, walaup[un aq juga g tau apa "itu".Di depan monitor, hanya bisa memandang keyboard yang mulai menuangkannya.Segenap duka dan suka mulai kurasa indah, membiasakan dualitasnya dalam sebuah kenangan dan romantisme entah sampai kapan bisa ku ingat.

Inget setahun yang lalu, saat frustasi mengidap di kepala...mencari pelarian dan hal baru entah g tau mo kemana.Mungkin bisa disebut kebosanan dengan monotonnya hidup, g dinamis dan g evolution.Kehidupan yang jauh dari ideal ku sendiri.Hedon mungkin, walau kesenganan aq kurang nyaman.Seperti orang yang munafik, mungkin karna terdidik biasa2 ajha sejak kecil.aq lebih senang menghamburkan uang untuk membantu teman dari pada menuruti kesengan..yah walaupun g selalu begitu, yakni ada juga memanjakan badan ini.

Kesadaran akan tanggap mulai terlatih dengan melihat fenomena sekitar dan sistem yang ada, melalui pembelajaran intelektualitas tingkatan kesadaran kritis mulai terbentuk.Jiwa berontak dan jiwa bakar dalam diri juga mulai tumbuh dengan mulai beraninya angkat bicara dan take action apapun yang bisa dilakukan.Berjalan dan terus berkembang akupun menikmatinya.Setiap langkah selalu menantang utuk dilewati dan butuh keseimbangan dalam prosesnya.

Seperti kata temen kemaren, dalam hidup kita memerankan banyak peran, peran kepada kampus, orang tua , organisasi, dan masyrakat.Untuk itu kita harus seimbang dan konsisten menjalaninya.Apabila salah satu peran g bisa dijalani, hal itu dapat mengacaukan peran yang lain.Bahkan menguburnya hidup-hidup.Tapi hal itu sudah terlambat.Saat menjalani peran itu akulah yang sembrono dan g peduli adkan peran-peran yang lain, hingga salah satu peranlah yang harus ku kubur hidup-hidup.Seperti saat membangun rumah yang belum ku selesaikan dan aku meninggalkannya.

Frustasi dan frustasi ku jalani dalam beberapa hari, mulai dari cari jalan ini dan jalan itu tak kunjung berhasil.Kebencian akan diri sendiri muali tampak dalm cermin bayangan diri.Takut akan keluar dan menjajaki jalan pun pernah kurasakan.Hingga tak tahu apa yang harus ku perbuat.Saat hidup ini aku tak mempunyai karya untuk apa aku hidup, sindiran hati itu yang selalu mengiangi pikiranku.

Beruntung aku punya banyak teman yang bisa diajak berbagi dan mencari jalan keluar, mereka bilang aku dapat melanjutkan apa yang aku yakini dengan cara laen, tranformasi itu penting bagiku dan aku bisa melakukan itu.Untuk menghindari stagnasi dan terus dinamis.Yah, dinamisasi yang kucari dalam hidup, evolusi dan transformasi.Untuk saat ini itulah yang kuyakini.Terlepas dari semua cita-cita dan keingginan,serta jiwa berontak dalam diri aku menikmatinya.

setelah sekian lama memikirkan dalam-dalam pendapat yang ada, hari inilah aku mulai menulis dan menjadikannya sebagai kegiatan rutin dalam kesenjangan waktu.Seperti es campu ataupun pecel di warung emak, aku mernngkai dengan campuran dan tanpa perdulikan proses prosedural yang ada.seprti judul film freedom writer.

Rabu, 14 Mei 2008

Nikmati Semua Harimu

Ah...
memang susah membuat setiap hari begitu indah.dalam perjalanan pasti selalu ada tikungan, tanjakan, lobang dan yang lainnya.yang selalu direncanakan pun kadang tidak sesuai dengan yang di harapkan...
dalam lamunanku pun aku bergumam....yah inilah kehidupan...dimana yang ada adalah kenyataan.bukan dunia hayalan yang kita bisa seenaknya mengatur diri kita.eh...ga tau kenapa tiba-tiba aku tersenyum dan lama kelamaan tertawa....
kenapa aku harus pikirkan halini....jalan ini untuk di tempuh bukan di hanya di lihat dan dipikirkan....dunia ini masih luas kawan...banyak yang belum aku ketahui....
kenapa tidak aku jalani dengan hal yang bisa buat aku bangga,walaupun itu kesedihan atau kebahagiaan....
kenapa masa lalu harus aku pikirkan...masa depan juga belum tahu mau jadi apa....iya khan...?tapi masa depan bukannya harus dipirkan dan direncanakan agar klak menjadi orang yang sukses...?iya..memang betul.tapi bila kita selalu memikirkan masa depan kita akan membuat setiap hari begitu keras...setiap hari begitu memabukkan....tenaga dan di pikiran selalu terkuras...nikmatilah semua harimu...walaupun kesenangan, kesedihan, bahkan kegagalan layak dan berhak untuk dinikmati...seperti pepatah, buat apa kamu mencari kebahagian dengan susah payah...kebahagiaan ada pada dirimu...bila kamu ingi bahagia..ya bahagialah semaumu...
aku kadang berpikir dengan pepatah yang menyebutkan hari esok harus lebih baik dari hari ini....menurut penulis itu adalah seperti pakasaan....dimana orang dituntut harus lebuh baik....setiap orang pastilah memiliki kebaikan dan potensi untuk menjadi lebih dibandingkan hari kemari....tergantung tanggapan orang itu sendiri...apabila ia merasa hari ini lebih baik dari hari kemaren walaupun dia hari ini mendapat musibah atau kegagalan, itu karena dia beranggapan musibah atau kegagalan itu lah yang membuat dia belajar dan mengerti supaya tidak gagal di kemudian hari....dia akan berkembang dengan cara yang sadar, bukan tuntutan, sehingga dia begitu menikmati semua hari yang telah di lewati.
alam akan selalu menyeleksi, dan dalam seleksi alam bila seseorang tidak dapat menyesuaikan dengan perkembangan maka dia akan tenggelam tanpa jejak.
nikmati semua harimu dengan cara yang sehat, lakukan semua yang kau mau tanpa membuat orang lain susah...walau penulis juga masih membutuhkan bimbingan untuk hal itu...
marilah bersama-sama belajar menikmati hidup.melakukan hal yang berguna untuk orang lain, sehinnga kita akan di kenang dalam sejarah.amin.

Minggu, 11 Mei 2008

Apa Enaknya Di Paksa

Pakasaan adalah kemauan yang bukan berasal dari dirinya,yang berarti keinginan orag lain yang di limpahkan kepada orang tersebut tanpa memperdulikan orang itu senang atau tidak.mungkin sebuah paksaan akan berakibat baik terhadap seseorang,tetapi bisa juga berakibat sangat buruk terhadap orang tersebut.orang yang mau di di paksa menganggap dirinya bukanlah siapa2 yang siap menentang dirinya di perlakukan apa saja kepada orang lain,dia tidak berhak menolak ataupun membela.tapi itu menurut dirinya sediri.sebuah paksaan sangat berpengaruh terhadap jiwa dan mental seseorang, itu akan membuat jiwa seseorang lemah dan mungkin bisa juga menghilagkan kepercayaan diri seseorang.tapi mengapa banyak orang yang masih saja mau di paksa....
Memang tidak semua pakasaan itu berakibat buruk, seperti paksaan dalam menaati unddang2...itu demi kepentingan orang banyak to....ya, disini saya membahas tentang paksaan yang berdampak lebih sensitif...atau pribadi.orang yang rela di paksa akan membuat pikiran mereka sempit karna merasa tidak bisa berbuat apa2.halnya dengan seekor lembu yang di gunakan untuk membajak di sawah.
Seperti contoh pada diri penulis..apabila ia mau mengikuti semua kehendak orang tuanya mungkin apa saja yang dia minta akan terpenuhi,tetapi dia berpikir apakah dengan mengikuti kehendak orang tua dan di penuhi keinginannya dia akan merasa bahagia.dia merasa terkekang baik dalam segi mental dan perilaku.lalu dia putuskan untuk berontak,dan apa yang terjadi,dia tidak lagi di percaya oleh keluarganya.awalnya sih agak sulit tapi lama2 hal itu sudah biasa.dia ingin bebas berkembang seperti air yang menuju kemana ia akan pergi.bakan dia sudah tidak peduli dengan yang di harapkan orang tua kepadanya.ya, mungkin hal itu salah atau mungkin ada bilang bahwa hal itu adalah salah satu durhaka kepada orang tua.memang, penulis yakin bahwa orang tua dapat membuat ia sukses,dengan apa yang di miliki orang tuaya......tapi ya kembali lagi,apakah sang penulis bahagia..jawabnya kurang.penulis yakin bahwa ada kalanya dia berontak untuk memuaskan semua rasa ingin tahunya dan ada saat untuk mengabdi kepada orang tuanya.
Mari brbicara dengan paksaan yang baik,sebuah kehendak seseorang yang di limpahkan ke kita dengan tujuan yang baik.ok, mungkin bayak dari anda setuju dengan hal ini karena untuk kebaikan di masa yang akan datang.tapi yang namanya paksaan adalah pakasaan yang intinya bukan kehendak seseorang, memang ada kalanya orang menerima paksaan tersebut....mungkin karena tindakan yang di lakukan sudah melewati batas...tapi tidak semua tindakan salah itu berkibat buruk.pernah penulis membaca sebuah tulisan,ulat memang menjijikan dan kadang2 memang merusak,tapi setelah ia menjadi kupu2 orang akan sangat menyukainya karena keindahannya.itulah yang namanya proses...dalam hidup seseorang akan melewati proses....seperti seorang pecandu narkoba yang di paksa untuk berhenti padahal dia belum bisa berhenti karena kebutuhan.sesuatu yang sudah menjadai kebutuhan sungguh sangat sulit untuk menghilangkannya,coba saja si pecandu di berikan kegiatan baru dan di jauhkan dari pergaulan yng buruk dari teman2nya...mungkin itu akan lebih baik dari pada di tempatrehabilitasi...seperti seorang anak kecil yang di rebut mainannya..pasti dia akan menangis,coba saja dia di berikan mainan baru yang lebih bagus...pasti dia lambat laun akan menerimanya.
Dari sini saya akan mencoba memberikan perbandingan kepada anda tentang arti paksaan yang menurut saya sangat lah membuat kita tidak merasa bahagia.apabila seseorang dapat di paksa walaupun itu untuk kebaikannya dan dia mengikutinya itu berarti orang tersebut tidak mempunyai pendirian yang apabila dia di tempatkan dalam posisi yang sangat membingungkan apa dia bisa mengambil sebuah keputusan,apakah ia bisa di jadikan pemimpin,bahkan memimpin rumah tangganya.ada kalanya kita harus menerima sebuah paksaan karena memang menyangkut kehidupan orang banyak dan adakalnya kita tidak memaksakan kehendak kepada orang lain.apabila paksaan yang baik dapat membuat kita tidak merasa nyaman renungkan paksaan yang berakibat buruk............


Yogyakarta, 15 april 2008

Bisa Menang Kadang Kalah

Semua orang sebenarnya adalah pemenang.dia menang saat berada dalam proses pembenihan hingga dia yang di pilih untuk di lahirkan di dunia.seharusnya semua orang merasa bangga akan diri mereka.saat menjqadi sel telur, mereka bertahan dan berjuang dengan sel telur lain untuk hidup di dunia melawan jutaan sel telur yang lain.tapi mengapa kadang mereka tidak bisa bertahan di dalam kehidupan dunia ini, yang sebenarnya lebih ringan di bandingkan perjuangan mereka melawan sel telur yang lainnya, kadang orang frustasi dengan hasil yang tidak mereka inginkan, atau dengan keadaan mereka yang sangatlah tidak menyenangkanndan tidak di banggakan, atau juga mungkin dengan masalah mereka yang tidak kunjung terselesaikan. setiap orang di ciptakan untuk bisa bertahan dan tetap berjuang.karena hidup mungkin tidak hanya senang dan duka aja, tertapi juga perjuangan.
Setiap orang pastilah mempunyai pilihan, dan setiap pilihan pastilah ada akibatnya.kadang orang akan sangat di bingunkan denganadanya pilihan itu sendiri, tidak hanya pembaca, tetapi penulis juga kerap mengalaminya.suatu pilihan di tuntut konsisten dengan apa yang memilihnya.hidup juga adalah pilihan, dimana orang harus berjuang untu bisa mendapat hasil yang diinginkan,tetapi perlu di ingat bahwa hasil yang di ingakan tidak selamanya akan di inginkan, dengan kata lain bahwa hasil yang di inginkan bisalah berubah selaras dengan perkembangan manusia itu sendiri.
setiap orang pastilah menginginkan kemenangan dalam hidupnya, setiap kemenangan akan membuat orqang merasa puas dan untuk kepuasan itu kadang orang akan melakuakan apan saja.sesungguhnya, apa arti dari sebuah kemenganan,apakah dengan kemenangan itu orang akan merasa bahagia untuk selama-lamanya.bial kemenangan itu hanya sebagai cara untuk menunjukan kekuatan orang itu, lantas buat apa...?toh orang dengan sendirinya akan tahu mana yang panta s di beri sandang kekuatan atau tidak.orang akan menilai sendiri dengan kata hati mereka.pernahkah orang berpikir, kadang dengan kemenangan tersebut orang akan membuat orang lain kecewa atau sengsara.bukankah hal itu yang di lakukan oleh para pengecut dan pecundang, yakni membuat orang lain menderita.berarrti orang itu meraih kemenangan hanya untuk menjadikan dia lemah dan menunjukan bahwa dia adalah pecundang.disini maksud saya adalah orang yang meraih kemengan atau cara mendapatkan kemenangan itu sendiri dengan nafsu dan ego mereka.mereka tidak melakukan dengan hati yakni memahami sekeliling mereka.orang2 seperti inilah yang hanya di sanjung di awalnya dan akan di ludahi waktu hancurnya bahkan oleh orang yang awalnya menjadi pendukungnya.apabila setiap orang memahami arti kemenangan dalam hidupnya, tentu apa yang dia raih pastinya akan sangat membekasd di hati orang lain dan akan menjadi awal yang indah dengan diterima tanpa ada paksaan atau seonggok keniscayaan.seseorang yang mengerti arti kemenangan dan dia tahu bisa memenangkan tetapi dia akan membuat banayk orang lain sengsara maka ada kalanya dia untuk mengalah dan waktu itulah dia akan mengalah demi kepentingan orang banyak.apakah anda percaya bahwa kebahagiaan sejati apabila anda telah atau dapat membuat orang lain bahagia..?bila tidak, silahkan anda menjadi pemenang dengan cara apa saja dan selamat karena anda telah menjadi seorang pecundang.mengalah bukan berari orang itu kalah, mengalah untuk orang banyak berarti memvbuka peluang anda untuk mendapatkan kemenangan yang sesungguhnya atau kemenangan yang hakiki.kegagalan bukanlah sebuah ancaman, tetapi jalan untu menuju keberhasilan.jadi ada kalanya anda menjadi pemenang dan memang harus untuk menag dan adakalnya anda kalah demi kemenangan yang tidak di miliki orang lain,anda adlah spesial, dan anda akan menjdi lebih spesial bila dalam diri anda telah menemuka arti sebuah kespesialan itui sendiri.hanya anda yang tahu, dan andalah yang menentukan jalan hidup anda, entah anda mau senang, menagis, atau apa yang penting jadikan hidup yang merupakan perjuangan ini tidak di salah artikan dan membuatnya menjadi lebih bermakna dan mengesankan.


yogyakarta 15 april 2008
goodreal

Kadang Kita Salah

mugkin kita salah

sesuatu memang kadang terlihat berbeda di mata kita.....tapi apkah kita pernah untuk berpikir untuk menjadi orang lain...ok...disini saya tidaklah menyuruh anda untuk tidak menjadi diri sendiri..hanya saja mencoba berpikir seperti apa yg orang lain pikirkan..sepeti dalam sebuah kelompok...seorang pemimpin tidak akan bisa sukses apabila dia hanya berpikir dengan jalan pikirannya..dia haruslah berpikir secara keseluruhan, atau garis tengah dari setiap orang yang dia pimpin.jd apabila kita menganggap orang lain salah di mata kita, pernahkah anda berpikir orang itu jg sama menlai anda.dia menganggap andalah orang tersesat yang salah dan impasnya anda jga beranggapan sama entang dia.hingga jadilah yg disebut konflik atau kesalahpahaman.
Kesalahpahamna disini berarti dapat diartikan bahwa penyebabnya hanya saja terjadi ketidakselarasan pemikiran dan kehendak ego masing2 yang sama2 dipertahankan.bakan parahnya kadang ada diantara paa peng-konflik itu yang tidak sadar bahwa mereka salah.tapi masih ngtot, orang salah kok ngotot.setiap orang memang berhak berbuat salah dalam hidupnya, bahkan dari kesalahan itula orang akan belajar. orang akan tahu, dan diharapkan orang akan saling menghargai satu sama lain.sikap menghargai inilah yang kurang timbul dari setiap manusia.orang hanya berperilaku dimana dia mencari orang yang sepaham dan membuat kelompok sendiri lalu menghapus orang yang berbeda pemikiran.
Kadang saya berpikir, apakah berhak seseorang memvonis orang lain salah.mungki dia memang salah di salah satu pandang, tapi dia pahlawan di sudut pandang yang lain.apakah peraturan datng dari ego manusia yang pemikiranya ingin di pakai d muka bumi.apabila sebuah peratura memang bisa di katakan sesuai, mengapa masih banyak orang yang melanggar peraturan itu sendiri,dengan kata lain masih banyak yang tidak sepaham dan mendukung peratura tersebut.seharusnya sebagaiman peraturan itu dibuat hingga kelak dapat di terima dan di patuhi olweh seluruh orang?
Setiap manusia memang sangatlah unik dan menarik ntuk di pahami, disinalah sebuah kesadaran dari setiap orang di perlukan.jadi bagaiman seseoran dapatdikatan sadar.dalam artikata sadar teradap semuanya di sekiling dia.sadar aopabila dia mau menerima semua dengan lapang dada, dengan catatan ada kajian lebih lanjut dalam dirinya,tidak termkan oleh gosip yang sekarang sudah berkembang.kadan apakah perlu kita memikirakan masalah orang lain walau bahkan mereka meminta untuk di cari jalan keluarnya.ya..seseorangmemang sangat perl memikirkan masalah orang lain selagi orang itu membutuhkan walaupun dia tidak meminta.karena hakikat manusia adalah saling mencintai sesama dan salig berbagi untuk hidup.itu kenapa manusia dikatakan mahluk sosial.
Seseorang yang sedag dalam masalah mereka biasanya tidak dapat berpikir dengan baik atau dari sudut opandang yang luas,sebuah masalah kecil bisa dianggapbesar karena dia terlalu pusing dengan mencari jalan keluar,dia kadang tidak berpikir dari mana masalah itu muncul karena dari penyebabnyalah kita dapat menyelesaikan masalah tersebut.
Itulah kenapa kadang kita juga salah dalm menilai atau melakukan sesuatu,saat kita melihat tingkah yang tidak menenakan dari orang lain,kita menilai dia salah....pernahkah kita berpikir kenapa dia bisa berperilaku demikian....?atau kadang kita berbeda pendapat dengan orang lain dan kita menganggap bahwa orang itu slah.pernahkah kita berpikir emngapa dia punya al;asan yang cukup kuat hingga dia berpendapat seperti itu...?cobalah menjdai orang lain dengan menyelami pemikiran dia hingga kita dapat mengetahui bahwa yang dia pikirkan dan kita dapat menilai bahwa dia juga berhak untuk bicara dan melakukan itu(yan berbeda dengan pemikiran kita)hingga dia pantas untuk di haragai dan di dekati sebagai seorang patner yang suatu saat dapat membuat kita lebih maju dn berkembang karena dia berbeda.cobalah mencintai perbedaan karena beda itu indah dan menajubkan...
Ingatlah, setiap orang di ciptakan berbeda dan setiap orang berhak untuk dapat apa yang mereka mau seperti apa yang kita mau....janganlah menjdaiorang yang ego...walaupun kadang kita juga masih perlu banyak di igatkan tntang hal itu termasuk penulis.

yogyakarta
ilham,31 april '08

Senin, 12 Oktober 2009

Teori Cermin

Nie teori merupakan asal dari temen, yakni suko.Waktu lag bersauna di kamar, dia mengungkapkan tentang analogi dirinya tentang cermin yakni sebuah pantulan.Apabila kamu mendekat semakin dekat, dan bila menjauh semakin jauh.Cermin adalah sebuah simbol realitas, keadaan yang murni tentang siap dan apa kita.Saat kita memakai topengpin, cermin akan menjawab topeng seperti apa yang kita pakai.Sebuah cermin adalah ungkapan sebenarnya, tanpa bohong dan empiris adanya.

dalam teori cermin ini akan dibahas beberapa subtansi, yakni ;
1. patulan awal/sekilas
dalam pantulan awal kita hanya tahu siap kita selayaknya hanya tahu tanpa mengerti.Kita hanya melihat sesuatu dari satu sisi saja,pantulan awal adalah depan...saat kita melihat seseorangpun hanya depan, tanpa melihat keseluruhan kita tidak akan tahu dibalik tawanya, tangisnya dan senyumnya.Begitu juga dalam melihat keadaan lingkungan maupun diri sendiri.

2. pantulan menyeluruh
dengan melihat keseluruhan anda akan tahu siapa dan apa "sesuatu" itu, dengan melihat detail dan siap menerima sesutu itu atau tidak.Tidak semua manusia menyadari ini, penglihatan awal yang menarik seringkali menjebak dan ujungnya adalah sakit yang dialami orang tersebut.Sama saat melihat suatu permasalahan, saat hal kecil itu tidak kita pedulikan ternyata adalah bomerang bagi diri kita.Teori pantulan menyeluruh adalah mendekati realitas objektif,karena kita juga memakai sudut pandang orang lain.Sehingga memaksa kita untuk menganalisis dan berspekulatif membaca "sesuatu" itu.

3.pantulan menjauh/mendekat
Filosofinyanya adalah bila kita menjauhi sesuatu yang jauh itu dia akan jauh juga dan bila mendekat dia akan mendekat.Bila kadang sesuatu itu mendekat walau kita menjauh, hal itu karna ada sesuatu dalam diri kita yang belum kita lepas sehingga sesuatu itu masih mengdekat.Dengan menggunakan metode pantulan menyeluruh terhadap diri sendir kita akan tahu alasan mengapa dia menjauh atau mendekat.Contohnya, "aku" menjauhi si "aku" dalm diriku yang ternyata membuatku buruk.Tetapi "aku" masih nyaman dan terbiasa memiliki "aku" yang ada dalam tubuhku.Ini perlu perluasan pandangan, bisa dengan cara mencari "aku" yang lainnya hingga terbebas dari "aku" yang ada dalam diriku.

Filosofi cermin dapat dijadikan referensi dalm melihat suatu hal dan meinterprestasikan kedalam implementasi kehidupan sehari-hari.Dengan menggunakan reaksi yang tepat dalam menanggapi suatu hal, dan mengakumulasi kepekaan kita dengan lingkungan maupun diri sendiri.Mungkin ada juga yang mau mengembangkannya sehingga teori ini menjadi benar2 ilmiah.selamat mencoba.

untuk suko terus berkarnya brother....

Minggu, 11 Oktober 2009

Siapa Kita..???

Oke, topik perta gw yakni siapa kita.Coz, banyak banget tuh yang g sadar akan dirinya sendir siapa??apakah pembentukan pribadi kita murni dari pemikiran kita??atau hanya duplikat (imitasi) orang lain??oke dech.Kita bahas topik ini.

Baru tadi siang gw dikritik ma temen gw yang sibuk nyari jati diri, yang gw sok idealis lah.. apalah..its oke gw terima itu, soalnya gw suka dikritk n gw menikmatinya.Dari situ gw tertarik buat nulis masalah kepribadian dan mencari jati diri.

Dimulai dari Manusia.Manusia adalah mahluk yang dihasilkan dari hubungan sexsualitas dan dari pertarungan hormon waktu membuatnya.hahaha.dalam prespektif islam, manusia adalah mahluk yang dihukum dan dikeluarkan dari surga karena melanggar perintah.Dan tujuan diciptakan manusia adalah hanya beribadah kepada Allah semata.Hal itu juga karna manusia adalah khalifah (pemimpin) dunia, dia yang seharusnya ngerawat dunia.Klo ngrusak berti keluar dari kodratnya.

Selanjutnya kepribadian.Kepribadian adalah sifat hakiki yang membedakan kita dari orang lain.Biasanya sifat ini sangat unik dalam setiap masing2 manusia, karna daya tangkap dan pola pikir yang berbeda.Kepribadian orang di daerah panas sangat bertentangan dengan di daerah dingin.Dalam lingkup nyaman manakah yang akan mempengaruhi kita.Yakni lingkup dimana kita bisa meresap apa saja yang ada disekiling kita.Dari melihat lingkup lingkungan seseorang saja kita akan lebih tahu starting point karakteristik sesorang tersebut.So, sebelum nilai orang seperti apa liat dulu latarbelakang pembentukkannya..jangan asal dari tingkah dia.pamalik tuh..hehehe

Trus maslah manusia adalah mahluk peniru.Kebayang g kita waktu pertama kali oek oek langsung ditaruh dihutan, trus yang ngerawat kita para hewan.Kayak di pelem tarzan gitu,apakah kita tahu baik dan buru?apakah kita mengenal konsep Tuhan?apakah kita tahu bahasa manusia?so, semua yang menjadikan diri kita sekarang ini adalah dari hasil meniru para orang2 yang laihir duluan, yakni pascapengalaman.Kita makan pake tangan,berbicara, belajar, dan lainnya adalah dari proses meniru.Jadi klo dibilang "aku" adalah aku murni dia "pembohong".G ada yang murni, semua sudah terkontaminasi.Hingga pola pikir kita berjalan dan mencari apa yang cocok dengan kita atau tidak.Hal itu karna pengaruh tingkat pengetahuan kita.Saat kita menyatakan hal itu baik ataui buruk buat diri kita(termasuk bagian2 kepribadian orang lain) maka hal itulah yang nyaman kita gunakan.Jadi jangan sekonyong2 memvonis orang lain bodoh tau jelek perangainya maupun penampilannya,itu karna mereka nyaman.Ada beberapa yang memaksakan walau memang mereka tidak nyaman hal itu karna terpaksa semata.

Kebiasan juga merupakan faktor terpenting dalam membentuk kepribadian dan keyakinan seseorang.Dalam masyarakat sosial, kebiasaan terbentu karna kesamaan pola pikir yang komunal dan hal itu lama2 menjadi kebiasaan bahkan menjadi hukum.Begitu juga dengan diri kita, kebiasaan kita akan sesuatu hal akan secara otomatis kita lakukan baik sadar maupun tidak sadar dan kadang kala kita menyakininya sebagai kebenaran.Contohnya, dapatkah anda mengklasifikasikan rasa ayam, buah2han secara detail.Padahal walaupun mata ditutup pun kita masih bisa tahu tu rasa ayam, tuh rasa anggur, dll.darena dari kecil kita melihat dan memakan sesuatu itu dengan sering, maka kita pun menyakini bahwa itulah rasanya, walau kita sulit untuk mendefinisikannya.Bayangkan apabila kita makan daging ayam dan ternyata rasanya bukan ayam kita pasti akan terkejut, dan apabila daging itu diberikan kepada anak balita maka dia tidak akan begitu terkejut karna dia belum meyakininya.Seperti kata anand, apa yang kita yakini hari ini belum tentu akan kita yakini suatu hari nanti apabila kita telah mengetahui kebenaran(ilmunya).Jadi apakah masih relevan kita mengatakan tidak mungkin atau salah apabila hal itu tidak sesuai dengan kebiasaan/keyakin kita maupun keyakinan masyarakat tanpa meninjau lebih dalam.Imposible is nothing, karna selalu ada kemungkinan,perkembangan adalah dinamis.

emm, kita langsung jha ke pembahasan terakhi.Jadi siapakah kita..?Sedikit ulasan diatas adalah mengingatkan kita jangan gegabah dalam memvonis diri sendiri ataupun orang lain.Kebenaran itu relatif, karena manusia adalah mahluk pemberi dan pengukur nilai. Semua harus dikaji ulang dengan melihat secara gamblang dan benar.Apakah kita Tuhan yang bisa memvonis dia salah atau benar?Dengan hal apa kita mempertanggung jawabkan argumen dan penilaian kita?Tapi disatu sisi lakukan yang kau percayai,ungkapkan yang kau ketahui.Selanjutnya jangan takut dikritik ataupun dihina.Iyu resiko dan cara kita berkembang.Apakah kita tahu kepribadian sapa saja yang telah di adopsi menjadi kepribadian kita?Tataplah cermin dalam2 dan ucapkan siapakah "aku" yang berada dalam diriku?Bukannya mencari jati diri yang sebenarnya kita tahu seperti apa kita ini.

Sabtu, 10 Oktober 2009

Out From My Head

Akhirnya, setelah vakum untuk melalang buana mencari apapun yang penting dan tak penting untuk didapatkan.Semua seakan menumpuk di kepala ini untuk segera dikeluarkan, walaup[un aq juga g tau apa "itu".Di depan monitor, hanya bisa memandang keyboard yang mulai menuangkannya.Segenap duka dan suka mulai kurasa indah, membiasakan dualitasnya dalam sebuah kenangan dan romantisme entah sampai kapan bisa ku ingat.

Inget setahun yang lalu, saat frustasi mengidap di kepala...mencari pelarian dan hal baru entah g tau mo kemana.Mungkin bisa disebut kebosanan dengan monotonnya hidup, g dinamis dan g evolution.Kehidupan yang jauh dari ideal ku sendiri.Hedon mungkin, walau kesenganan aq kurang nyaman.Seperti orang yang munafik, mungkin karna terdidik biasa2 ajha sejak kecil.aq lebih senang menghamburkan uang untuk membantu teman dari pada menuruti kesengan..yah walaupun g selalu begitu, yakni ada juga memanjakan badan ini.

Kesadaran akan tanggap mulai terlatih dengan melihat fenomena sekitar dan sistem yang ada, melalui pembelajaran intelektualitas tingkatan kesadaran kritis mulai terbentuk.Jiwa berontak dan jiwa bakar dalam diri juga mulai tumbuh dengan mulai beraninya angkat bicara dan take action apapun yang bisa dilakukan.Berjalan dan terus berkembang akupun menikmatinya.Setiap langkah selalu menantang utuk dilewati dan butuh keseimbangan dalam prosesnya.

Seperti kata temen kemaren, dalam hidup kita memerankan banyak peran, peran kepada kampus, orang tua , organisasi, dan masyrakat.Untuk itu kita harus seimbang dan konsisten menjalaninya.Apabila salah satu peran g bisa dijalani, hal itu dapat mengacaukan peran yang lain.Bahkan menguburnya hidup-hidup.Tapi hal itu sudah terlambat.Saat menjalani peran itu akulah yang sembrono dan g peduli adkan peran-peran yang lain, hingga salah satu peranlah yang harus ku kubur hidup-hidup.Seperti saat membangun rumah yang belum ku selesaikan dan aku meninggalkannya.

Frustasi dan frustasi ku jalani dalam beberapa hari, mulai dari cari jalan ini dan jalan itu tak kunjung berhasil.Kebencian akan diri sendiri muali tampak dalm cermin bayangan diri.Takut akan keluar dan menjajaki jalan pun pernah kurasakan.Hingga tak tahu apa yang harus ku perbuat.Saat hidup ini aku tak mempunyai karya untuk apa aku hidup, sindiran hati itu yang selalu mengiangi pikiranku.

Beruntung aku punya banyak teman yang bisa diajak berbagi dan mencari jalan keluar, mereka bilang aku dapat melanjutkan apa yang aku yakini dengan cara laen, tranformasi itu penting bagiku dan aku bisa melakukan itu.Untuk menghindari stagnasi dan terus dinamis.Yah, dinamisasi yang kucari dalam hidup, evolusi dan transformasi.Untuk saat ini itulah yang kuyakini.Terlepas dari semua cita-cita dan keingginan,serta jiwa berontak dalam diri aku menikmatinya.

setelah sekian lama memikirkan dalam-dalam pendapat yang ada, hari inilah aku mulai menulis dan menjadikannya sebagai kegiatan rutin dalam kesenjangan waktu.Seperti es campu ataupun pecel di warung emak, aku mernngkai dengan campuran dan tanpa perdulikan proses prosedural yang ada.seprti judul film freedom writer.

Rabu, 14 Mei 2008

Nikmati Semua Harimu

Ah...
memang susah membuat setiap hari begitu indah.dalam perjalanan pasti selalu ada tikungan, tanjakan, lobang dan yang lainnya.yang selalu direncanakan pun kadang tidak sesuai dengan yang di harapkan...
dalam lamunanku pun aku bergumam....yah inilah kehidupan...dimana yang ada adalah kenyataan.bukan dunia hayalan yang kita bisa seenaknya mengatur diri kita.eh...ga tau kenapa tiba-tiba aku tersenyum dan lama kelamaan tertawa....
kenapa aku harus pikirkan halini....jalan ini untuk di tempuh bukan di hanya di lihat dan dipikirkan....dunia ini masih luas kawan...banyak yang belum aku ketahui....
kenapa tidak aku jalani dengan hal yang bisa buat aku bangga,walaupun itu kesedihan atau kebahagiaan....
kenapa masa lalu harus aku pikirkan...masa depan juga belum tahu mau jadi apa....iya khan...?tapi masa depan bukannya harus dipirkan dan direncanakan agar klak menjadi orang yang sukses...?iya..memang betul.tapi bila kita selalu memikirkan masa depan kita akan membuat setiap hari begitu keras...setiap hari begitu memabukkan....tenaga dan di pikiran selalu terkuras...nikmatilah semua harimu...walaupun kesenangan, kesedihan, bahkan kegagalan layak dan berhak untuk dinikmati...seperti pepatah, buat apa kamu mencari kebahagian dengan susah payah...kebahagiaan ada pada dirimu...bila kamu ingi bahagia..ya bahagialah semaumu...
aku kadang berpikir dengan pepatah yang menyebutkan hari esok harus lebih baik dari hari ini....menurut penulis itu adalah seperti pakasaan....dimana orang dituntut harus lebuh baik....setiap orang pastilah memiliki kebaikan dan potensi untuk menjadi lebih dibandingkan hari kemari....tergantung tanggapan orang itu sendiri...apabila ia merasa hari ini lebih baik dari hari kemaren walaupun dia hari ini mendapat musibah atau kegagalan, itu karena dia beranggapan musibah atau kegagalan itu lah yang membuat dia belajar dan mengerti supaya tidak gagal di kemudian hari....dia akan berkembang dengan cara yang sadar, bukan tuntutan, sehingga dia begitu menikmati semua hari yang telah di lewati.
alam akan selalu menyeleksi, dan dalam seleksi alam bila seseorang tidak dapat menyesuaikan dengan perkembangan maka dia akan tenggelam tanpa jejak.
nikmati semua harimu dengan cara yang sehat, lakukan semua yang kau mau tanpa membuat orang lain susah...walau penulis juga masih membutuhkan bimbingan untuk hal itu...
marilah bersama-sama belajar menikmati hidup.melakukan hal yang berguna untuk orang lain, sehinnga kita akan di kenang dalam sejarah.amin.

Minggu, 11 Mei 2008

Apa Enaknya Di Paksa

Pakasaan adalah kemauan yang bukan berasal dari dirinya,yang berarti keinginan orag lain yang di limpahkan kepada orang tersebut tanpa memperdulikan orang itu senang atau tidak.mungkin sebuah paksaan akan berakibat baik terhadap seseorang,tetapi bisa juga berakibat sangat buruk terhadap orang tersebut.orang yang mau di di paksa menganggap dirinya bukanlah siapa2 yang siap menentang dirinya di perlakukan apa saja kepada orang lain,dia tidak berhak menolak ataupun membela.tapi itu menurut dirinya sediri.sebuah paksaan sangat berpengaruh terhadap jiwa dan mental seseorang, itu akan membuat jiwa seseorang lemah dan mungkin bisa juga menghilagkan kepercayaan diri seseorang.tapi mengapa banyak orang yang masih saja mau di paksa....
Memang tidak semua pakasaan itu berakibat buruk, seperti paksaan dalam menaati unddang2...itu demi kepentingan orang banyak to....ya, disini saya membahas tentang paksaan yang berdampak lebih sensitif...atau pribadi.orang yang rela di paksa akan membuat pikiran mereka sempit karna merasa tidak bisa berbuat apa2.halnya dengan seekor lembu yang di gunakan untuk membajak di sawah.
Seperti contoh pada diri penulis..apabila ia mau mengikuti semua kehendak orang tuanya mungkin apa saja yang dia minta akan terpenuhi,tetapi dia berpikir apakah dengan mengikuti kehendak orang tua dan di penuhi keinginannya dia akan merasa bahagia.dia merasa terkekang baik dalam segi mental dan perilaku.lalu dia putuskan untuk berontak,dan apa yang terjadi,dia tidak lagi di percaya oleh keluarganya.awalnya sih agak sulit tapi lama2 hal itu sudah biasa.dia ingin bebas berkembang seperti air yang menuju kemana ia akan pergi.bakan dia sudah tidak peduli dengan yang di harapkan orang tua kepadanya.ya, mungkin hal itu salah atau mungkin ada bilang bahwa hal itu adalah salah satu durhaka kepada orang tua.memang, penulis yakin bahwa orang tua dapat membuat ia sukses,dengan apa yang di miliki orang tuaya......tapi ya kembali lagi,apakah sang penulis bahagia..jawabnya kurang.penulis yakin bahwa ada kalanya dia berontak untuk memuaskan semua rasa ingin tahunya dan ada saat untuk mengabdi kepada orang tuanya.
Mari brbicara dengan paksaan yang baik,sebuah kehendak seseorang yang di limpahkan ke kita dengan tujuan yang baik.ok, mungkin bayak dari anda setuju dengan hal ini karena untuk kebaikan di masa yang akan datang.tapi yang namanya paksaan adalah pakasaan yang intinya bukan kehendak seseorang, memang ada kalanya orang menerima paksaan tersebut....mungkin karena tindakan yang di lakukan sudah melewati batas...tapi tidak semua tindakan salah itu berkibat buruk.pernah penulis membaca sebuah tulisan,ulat memang menjijikan dan kadang2 memang merusak,tapi setelah ia menjadi kupu2 orang akan sangat menyukainya karena keindahannya.itulah yang namanya proses...dalam hidup seseorang akan melewati proses....seperti seorang pecandu narkoba yang di paksa untuk berhenti padahal dia belum bisa berhenti karena kebutuhan.sesuatu yang sudah menjadai kebutuhan sungguh sangat sulit untuk menghilangkannya,coba saja si pecandu di berikan kegiatan baru dan di jauhkan dari pergaulan yng buruk dari teman2nya...mungkin itu akan lebih baik dari pada di tempatrehabilitasi...seperti seorang anak kecil yang di rebut mainannya..pasti dia akan menangis,coba saja dia di berikan mainan baru yang lebih bagus...pasti dia lambat laun akan menerimanya.
Dari sini saya akan mencoba memberikan perbandingan kepada anda tentang arti paksaan yang menurut saya sangat lah membuat kita tidak merasa bahagia.apabila seseorang dapat di paksa walaupun itu untuk kebaikannya dan dia mengikutinya itu berarti orang tersebut tidak mempunyai pendirian yang apabila dia di tempatkan dalam posisi yang sangat membingungkan apa dia bisa mengambil sebuah keputusan,apakah ia bisa di jadikan pemimpin,bahkan memimpin rumah tangganya.ada kalanya kita harus menerima sebuah paksaan karena memang menyangkut kehidupan orang banyak dan adakalnya kita tidak memaksakan kehendak kepada orang lain.apabila paksaan yang baik dapat membuat kita tidak merasa nyaman renungkan paksaan yang berakibat buruk............


Yogyakarta, 15 april 2008

Bisa Menang Kadang Kalah

Semua orang sebenarnya adalah pemenang.dia menang saat berada dalam proses pembenihan hingga dia yang di pilih untuk di lahirkan di dunia.seharusnya semua orang merasa bangga akan diri mereka.saat menjqadi sel telur, mereka bertahan dan berjuang dengan sel telur lain untuk hidup di dunia melawan jutaan sel telur yang lain.tapi mengapa kadang mereka tidak bisa bertahan di dalam kehidupan dunia ini, yang sebenarnya lebih ringan di bandingkan perjuangan mereka melawan sel telur yang lainnya, kadang orang frustasi dengan hasil yang tidak mereka inginkan, atau dengan keadaan mereka yang sangatlah tidak menyenangkanndan tidak di banggakan, atau juga mungkin dengan masalah mereka yang tidak kunjung terselesaikan. setiap orang di ciptakan untuk bisa bertahan dan tetap berjuang.karena hidup mungkin tidak hanya senang dan duka aja, tertapi juga perjuangan.
Setiap orang pastilah mempunyai pilihan, dan setiap pilihan pastilah ada akibatnya.kadang orang akan sangat di bingunkan denganadanya pilihan itu sendiri, tidak hanya pembaca, tetapi penulis juga kerap mengalaminya.suatu pilihan di tuntut konsisten dengan apa yang memilihnya.hidup juga adalah pilihan, dimana orang harus berjuang untu bisa mendapat hasil yang diinginkan,tetapi perlu di ingat bahwa hasil yang di ingakan tidak selamanya akan di inginkan, dengan kata lain bahwa hasil yang di inginkan bisalah berubah selaras dengan perkembangan manusia itu sendiri.
setiap orang pastilah menginginkan kemenangan dalam hidupnya, setiap kemenangan akan membuat orqang merasa puas dan untuk kepuasan itu kadang orang akan melakuakan apan saja.sesungguhnya, apa arti dari sebuah kemenganan,apakah dengan kemenangan itu orang akan merasa bahagia untuk selama-lamanya.bial kemenangan itu hanya sebagai cara untuk menunjukan kekuatan orang itu, lantas buat apa...?toh orang dengan sendirinya akan tahu mana yang panta s di beri sandang kekuatan atau tidak.orang akan menilai sendiri dengan kata hati mereka.pernahkah orang berpikir, kadang dengan kemenangan tersebut orang akan membuat orang lain kecewa atau sengsara.bukankah hal itu yang di lakukan oleh para pengecut dan pecundang, yakni membuat orang lain menderita.berarrti orang itu meraih kemenangan hanya untuk menjadikan dia lemah dan menunjukan bahwa dia adalah pecundang.disini maksud saya adalah orang yang meraih kemengan atau cara mendapatkan kemenangan itu sendiri dengan nafsu dan ego mereka.mereka tidak melakukan dengan hati yakni memahami sekeliling mereka.orang2 seperti inilah yang hanya di sanjung di awalnya dan akan di ludahi waktu hancurnya bahkan oleh orang yang awalnya menjadi pendukungnya.apabila setiap orang memahami arti kemenangan dalam hidupnya, tentu apa yang dia raih pastinya akan sangat membekasd di hati orang lain dan akan menjadi awal yang indah dengan diterima tanpa ada paksaan atau seonggok keniscayaan.seseorang yang mengerti arti kemenangan dan dia tahu bisa memenangkan tetapi dia akan membuat banayk orang lain sengsara maka ada kalanya dia untuk mengalah dan waktu itulah dia akan mengalah demi kepentingan orang banyak.apakah anda percaya bahwa kebahagiaan sejati apabila anda telah atau dapat membuat orang lain bahagia..?bila tidak, silahkan anda menjadi pemenang dengan cara apa saja dan selamat karena anda telah menjadi seorang pecundang.mengalah bukan berari orang itu kalah, mengalah untuk orang banyak berarti memvbuka peluang anda untuk mendapatkan kemenangan yang sesungguhnya atau kemenangan yang hakiki.kegagalan bukanlah sebuah ancaman, tetapi jalan untu menuju keberhasilan.jadi ada kalanya anda menjadi pemenang dan memang harus untuk menag dan adakalnya anda kalah demi kemenangan yang tidak di miliki orang lain,anda adlah spesial, dan anda akan menjdi lebih spesial bila dalam diri anda telah menemuka arti sebuah kespesialan itui sendiri.hanya anda yang tahu, dan andalah yang menentukan jalan hidup anda, entah anda mau senang, menagis, atau apa yang penting jadikan hidup yang merupakan perjuangan ini tidak di salah artikan dan membuatnya menjadi lebih bermakna dan mengesankan.


yogyakarta 15 april 2008
goodreal

Kadang Kita Salah

mugkin kita salah

sesuatu memang kadang terlihat berbeda di mata kita.....tapi apkah kita pernah untuk berpikir untuk menjadi orang lain...ok...disini saya tidaklah menyuruh anda untuk tidak menjadi diri sendiri..hanya saja mencoba berpikir seperti apa yg orang lain pikirkan..sepeti dalam sebuah kelompok...seorang pemimpin tidak akan bisa sukses apabila dia hanya berpikir dengan jalan pikirannya..dia haruslah berpikir secara keseluruhan, atau garis tengah dari setiap orang yang dia pimpin.jd apabila kita menganggap orang lain salah di mata kita, pernahkah anda berpikir orang itu jg sama menlai anda.dia menganggap andalah orang tersesat yang salah dan impasnya anda jga beranggapan sama entang dia.hingga jadilah yg disebut konflik atau kesalahpahaman.
Kesalahpahamna disini berarti dapat diartikan bahwa penyebabnya hanya saja terjadi ketidakselarasan pemikiran dan kehendak ego masing2 yang sama2 dipertahankan.bakan parahnya kadang ada diantara paa peng-konflik itu yang tidak sadar bahwa mereka salah.tapi masih ngtot, orang salah kok ngotot.setiap orang memang berhak berbuat salah dalam hidupnya, bahkan dari kesalahan itula orang akan belajar. orang akan tahu, dan diharapkan orang akan saling menghargai satu sama lain.sikap menghargai inilah yang kurang timbul dari setiap manusia.orang hanya berperilaku dimana dia mencari orang yang sepaham dan membuat kelompok sendiri lalu menghapus orang yang berbeda pemikiran.
Kadang saya berpikir, apakah berhak seseorang memvonis orang lain salah.mungki dia memang salah di salah satu pandang, tapi dia pahlawan di sudut pandang yang lain.apakah peraturan datng dari ego manusia yang pemikiranya ingin di pakai d muka bumi.apabila sebuah peratura memang bisa di katakan sesuai, mengapa masih banyak orang yang melanggar peraturan itu sendiri,dengan kata lain masih banyak yang tidak sepaham dan mendukung peratura tersebut.seharusnya sebagaiman peraturan itu dibuat hingga kelak dapat di terima dan di patuhi olweh seluruh orang?
Setiap manusia memang sangatlah unik dan menarik ntuk di pahami, disinalah sebuah kesadaran dari setiap orang di perlukan.jadi bagaiman seseoran dapatdikatan sadar.dalam artikata sadar teradap semuanya di sekiling dia.sadar aopabila dia mau menerima semua dengan lapang dada, dengan catatan ada kajian lebih lanjut dalam dirinya,tidak termkan oleh gosip yang sekarang sudah berkembang.kadan apakah perlu kita memikirakan masalah orang lain walau bahkan mereka meminta untuk di cari jalan keluarnya.ya..seseorangmemang sangat perl memikirkan masalah orang lain selagi orang itu membutuhkan walaupun dia tidak meminta.karena hakikat manusia adalah saling mencintai sesama dan salig berbagi untuk hidup.itu kenapa manusia dikatakan mahluk sosial.
Seseorang yang sedag dalam masalah mereka biasanya tidak dapat berpikir dengan baik atau dari sudut opandang yang luas,sebuah masalah kecil bisa dianggapbesar karena dia terlalu pusing dengan mencari jalan keluar,dia kadang tidak berpikir dari mana masalah itu muncul karena dari penyebabnyalah kita dapat menyelesaikan masalah tersebut.
Itulah kenapa kadang kita juga salah dalm menilai atau melakukan sesuatu,saat kita melihat tingkah yang tidak menenakan dari orang lain,kita menilai dia salah....pernahkah kita berpikir kenapa dia bisa berperilaku demikian....?atau kadang kita berbeda pendapat dengan orang lain dan kita menganggap bahwa orang itu slah.pernahkah kita berpikir emngapa dia punya al;asan yang cukup kuat hingga dia berpendapat seperti itu...?cobalah menjdai orang lain dengan menyelami pemikiran dia hingga kita dapat mengetahui bahwa yang dia pikirkan dan kita dapat menilai bahwa dia juga berhak untuk bicara dan melakukan itu(yan berbeda dengan pemikiran kita)hingga dia pantas untuk di haragai dan di dekati sebagai seorang patner yang suatu saat dapat membuat kita lebih maju dn berkembang karena dia berbeda.cobalah mencintai perbedaan karena beda itu indah dan menajubkan...
Ingatlah, setiap orang di ciptakan berbeda dan setiap orang berhak untuk dapat apa yang mereka mau seperti apa yang kita mau....janganlah menjdaiorang yang ego...walaupun kadang kita juga masih perlu banyak di igatkan tntang hal itu termasuk penulis.

yogyakarta
ilham,31 april '08